fenomena ‘diberi dan memberi harapan’
Kadang kita terlalu sering dibutakan oleh kata ‘ harapan ‘ dalam bercinta,,
sering sekali, ketika si doi dah mulai jaga jarak dan mungkin parahnya jadian sama orang lain padahal selama ini si doi dekatnya sama kita, jiwa langsung emosi dan meluap2,, ktika ditanya knapa bisa suka dia, langsung kita jawab , “abisnya dikasih harapan sama dia”..
eits,, jangan langsung menyimpulkan bahwa dia memberikan mu harapan,,
banyak hal, misalnya:
si doi, ngajak jalan di hari sabtu, kita langsung nganggap klo si doi naksir, padahal mungkin saja dia lagi kesepian dan butuh teman buat jalan,, dan kita ‘teman yang baik’ buat itu.
si doi, sms tiba2, ngasih kata2 indah, hati kita langsung berbunga2, padahal mungkin saja krn kita ‘teman yang baik’ dia mau mendukung kita melalui kata2 yang menguatkan.
si doi, curhat ttg masalah nya, kita langsung merasa senang menjadi orang yang dipercayai, padahal saat itu dia emang lagi pengen curhat dan kita ‘teman yang baik’ itu ada saat dia butuh teman curhat.
si doi, terlihat sangat membela kita, ketika kita ada masalah, kita langsung merasa kita orang yang paling bahagia, padahal dia membela karena kita adalah ‘teman yang baik’ buat nya.
si doi, dengarin kita sharian curhat, dari hal yang penting sampai tidak penting, kita senangnya minta ampun, padahal ia hanya mau menghargai sebagai ‘teman yang baik’.
so, hati2 klo dia melakukan hal2 yang di atas,, mungkin saja dia hanya menganggap mu sekedar ‘teman yang baik’ dan ga lebih..
Pengalaman pribadi ya des?
Anyway, pertanyaan yang kemudian ditanyakan orang2 adalah:
‘Lah kalau gitu gimana caranya tau dia suka ama gue ato ngga dong?’
Jawab: ya tanya langsung lah
)
Tanya: ‘Malu dong’
Jawab: ‘Malu bertanya diambil orang
’
Ramot
December 14, 2009 at 9:33 am
hahahha…
ga dlu lah bang saran yang pertama,,
hihihihi…
well,, pengalaman pribadi?? yang pasti ini pengalaman pribadi dari kebanyakan orang..
dan apakah abang juga pernah diberi atau memberi harapan??
Desri Siburian
December 14, 2009 at 9:44 am