sang ‘pelacur’ berharap di’mahkotai’
Wanita itu telah lama sekali menantikan kata sayang yang sungguh-sungguh dari seorang pelanggan nya. Hingga suatu saat, sang pelanggan yang sudah cukup lama memakainya mengatakan kata sayang yang sudah ditunggu bertahun-tahun. Hatinya sangat berbunga dan melayang. Bagai menerima durian runtuh, bahkan lebih dari itu, wanita itu merasa berada di surga dengan sejuta impian indah bersama pelanggan itu. Hari-hari pun dilalui bersama, walaupun sang pelanggan ga bisa menjanjikan apa-apa. Sang pelacur hanya tau kalau pelanggan itu sayang dan bahagia bersama nya. Sang pelacur hanya mau menghabiskan waktu bersama nya, berbagi suka dan duka, dan berbagi kehidupan bersama. Walaupun sang pelacur tau bahwa dia tidak bisa berharap banyak, dia hanya ingin dicintai. Sang pelacur hanya bsa berharap sang pelanggan mau memahkotainya dengan status yang pasti bukan sekedar wanita penghiburnya, walaupun itu tidak mungkin. Hari-hari yang mereka lalui begitu indah dan terasa begitu bahagia.
Namun seiring berjalan, keindahan itu tak berlangsung lama. Tidak seperti cerita cinta yang berakhir bahagia. Kisah cinta pelacur dan pelanggan ini hanya berjalan beberapa bulan. Sang pelanggan terlalu takut untuk berjuang demi sang pelacur. Sang pelanggan memutuskan untuk mengakhiri hubungan kasih itu. Sang pelacur sangat terluka dan sangat sedih. Sang pelacur berusaha mempertahankan hubungan indah itu namun ternyata ketakutan sang pelanggan lebih besar daripada usaha yang telah dilakukannya. Sang pelacur kini harus sadar, sekeras apapun dia berusaha sang pelanggan hanya akan tetap menganggap dia pelacur yang hanya dipakai ketika sang pelanggan membutuhkan nya. CINTA, ah it’s only fucking crap.
Oooooooo ??
Ahyauddin
September 12, 2011 at 4:48 pm